10 Pertanyaan Tentang Saham Yang Sering Di Tanyakan

10 Pertanyaan Tentang Saham Yang Sering Di Tanyakan

Pertanyaan Tentang Saham – Saat sebelum melakukan investasi, sebaiknya Anda menanyakan perihal prosesnya. Termaksud saat ingin investasi saham. Berikut ini bahasbluechip.com akan menjawab pertanyaan tentang saham yang kerap diajukan oleh investor pemula.

Investasi saham adalah aktivitas menanamkan modal berupa penyertaan modal di suatu perusahaan go public yang terdaftar di bursa efek. Mempunyai saham menunjukkan kepemilikan perusahaan. Dana yang terkumpul lewat saham akan dipakai perusahaan untuk meningkatkan usahanya.

Untuk pemula, investasi saham cukup sulit, tetapi menjanjikan imbal hasil tinggi dalam periode waktu yang lama atau singkat tergantung investor tersebut.

Lantas bagaimanakah cara memulainya? bertanya semua proses dan segala keterkaitan mengenai investasi saham. Pelajari juga beberapa dasar berkenaan dunia pasar modal.

Baca Juga : 5 Faktor Eksternal Penyebab Saham Turun

Hal itu mempunyai tujuan membuat perlindungan asetmu sekalian menghindari dari resiko. Untuk anda yang mencari info pertanyaan tentang saham, kami akan menjawabnya dengan lengkap. Bila pertanyaan tentang saham sudah terjawab kemungkinan besar, peluang Anda untuk mendapatkan profit akan semakin besar.

Dan Anda pun bisa menikmati hasilnya, bisa dengan berlibur atau membeli aset rumah. Dari pada banyak kata berikut pertanyaan tentang saham yang kerap diajukan oleh investor pemula:

1. Bagaimana Langkah Investasi Saham

Ini adalah pertanyaan tentang saham yang sering kali ditanyakan, Cara melakukan investasi saham adalah membuat rekening efek di perusahaan sekuritas.

Rekening efek adalah rekening untuk menyimpan saham (rekening saham) dan menyimpan dana (Rekening Dana Investor, RDI). Saat membuat rekening efek, anda akan diberi formulir rekening saham dan RDI. Isi formulir dan melengkapi document-nya.

Seperti foto copy KTP, NPWP, buku tabungan, dan materai Rp 6.000. Pertanyaan tentang saham ini kerap kali sering di tanyakan untuk pemula yang baru ingin mendaftar di sekuritas pilihan.

Untuk membuat rekening efek, anda harus melakukan di perusahaan sekuritas. Check register perusahaan sekuritas paling dipercaya di situs Bursa Efek Indonesia (BEI), idx.co.id.

Beberapa perusahaan sekuritas mempunyai fasilitas membuka rekening lewat online. Hingga anda tidak perlu mengunjungi kantornya. Dapat juga ikuti Sekolah Pasar Modal (SPM) yang diadakan BEI.

2. Bagaimana Mekanisme Saham

Transaksi saham (membeli dan jual) saham tidak dapat dilakukan langsung di BEI, anda akan bertransaksi lewat perusahaan sekuritas yang bertindak selaku broker atau pialang. Transaksi bisa dilaksanakan lewat aplikasi di handphone dan desktop dan menelepon pialang.

3. Berapakah Modal yang Diperlukan Untuk Buka Rekening Efek

Pertanyaan tentang saham berikutnya adalah tentang, modal yang di perlukan untuk membuka rekening efek. Masing-masing perusahaan sekuritas mempunyai syarat untuk membuka rekening efek. Ada yang menyaratkan Rp10 juta dan ada pula yang Rp100,000.

4. Biaya Jual Beli Saham

Ini merupakan pertanyaan saham yang sering dijumpai, untuk pertanyaan tersebut jawabannya ada. Minimal anda akan dibebankan lima biaya, mereka adalah brokerage fee (komisi broker), IDX levy (biaya BEI), ongkos KPEI, pajak pertambahan nilai (PPN), dan pajak pendapatan (PPh).

Secara umum, komisi broker sekitaran 0,15-0,35 % dari nilai transaksi. IDX levy sebesar 0,04 %, KSEI 0,01 %, PPN 0,03 %, dan PPh 0,1 % khusus transaksi jual.

5. Cara Memilih Saham Yang Bagus

10 Pertanyaan Tentang Saham Yang Sering Di Tanyakan

Tidak ada ketetapan dalam pemilihan sebuah saham, yang jelas pembelian saham sesuai dana yang ada. Tetapi saat sebelum beli, anda harus mencari info tentang emiten itu. Hamdi Hassyarbaini, Direktur Pemantauan Transaksi dan Kepatuhan BEI 2015-2018, Investor.id (01/03/2020) menuliskan ketetapan umum saat menentukan saham:

1. Perusahaan mempunyai fundamental bagus.
2. Pahami prospect usaha perusahaan.
3. Perusahaan didukung management yang bagus.
4. Harga saham murah.

6. Bagaimana Ciri-Ciri Saham Murah

Cukup banyak investor baru yang mengajukan pertanyaan saham terutamanya ciri-ciri saham murah. Anda dapat melihat Price Earning Ratio (PER) dan Price to Book Nilai (PBV). PER dihitung dari harga saham terkini dibagi harga per lembar saham. PBV dihitung dari jumlah keseluruhan nilai dibagi jumlah saham yang tersebar.

Bila nilai PER rendah berarti valuasi saham murah, tapi bandingkan nilai PER emiten-emiten dari bidang yang serupa. Nilai PER tinggi, valuasi saham mahal. Tetapi hal tersebut tidak memberikan indikasi jika harga saham tidak dapat naik dan/atau prospect masa datang emiten statis. Hal ini berlaku pada PBV.

7. Dari Mana Keuntungan Saham Datang

Pertanyaan tentang saham ini pastinya selalu di tanyaan pemula, baik bila seperti itu, ada dua keuntungan yang akan anda dapatkan dari investasi saham, yaitu dari Capital gain dan dividen. Capital gain didapat saat nilai jual saham semakin tinggi dibandingkan harga membeli. Dan dividen adalah pembagian laba atau keuntungan. Tetapi tidak semua perusahaan yang membukukan keuntungan membagi dividen.

8. Kapan Harga Saham Naik

10 Pertanyaan Tentang Saham Yang Sering Di Tanyakan

Ada berbagai faktor yang mempengaruhi harga saham naik dan turun, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lewat sikapiuangmu.ojk.go.id, gerakan harga saham dikuasai oleh faktor intern dan external.

1. Faktor intern mencakup fundamental perusahaan, aksi korporasi, dan kinerja perusahaan.
2. Factor external meliputi keadaan ekonomi makro, peraturan pemerintahan, kemampuan rupiah pada mata uang asing, factor cemas, dan faktor kecurangan pasar.

9. Kapan Jual Saham

Pertanyaan tentang saham selanjutnya adalah tentang, kapan harus menjual saham?. Jawabnya sama dengan memilih saham, tidak ada dasar kapan jual saham. Lantas, kapan?

A. Telah Untung

Ya, wujudkan saham saat harga telah menyentuh target anda, tetapi anda perlu penghitungan dengan jeli. Karena seringkali harga akan semakin naik, bila anda mengamati dengan benar, kemungkinan besar anda bisa memaksimalkan keuntungan anda. Tetapi bila anda ada keperluan lain, anda bisa menjual saham anda kapanpun anda mau.

Di lain sisi, anda dapat menghitung PER-nya, nilainya sama atau semakin tinggi? Bila tinggi, memiliki arti valuasi saham mahal. Sebaiknya anda jual, lalu membeli saham dengan valuasi murah.

B. Memerlukan Uang

Bila anda tidak mempunyai dana genting, merealisasikan asset jadi pilihannya. Jual saham saat anda memerlukan dana segar. Tetapi upayakan jual saat harga semakin tinggi, terkecuali tidak ada alternatif lain.

Sekedar tip, saat sebelum investasi saham, siapkan dana genting yang banyaknya tiga atau 6x dari upah bulanan. Hingga saat ada keperluan mendesak, anda dapat menggunakan dana genting. Tek perlu mengutak-atik saham.

C. Salah Pilih Saham

Salah pilih saham bisa berbentuk kinerjanya tidak demikian bagus atau PER-nya terlampau tinggi. Jika demikian keadaannya, jual saham anda dan tentukan saham lain.

10. Alternatif Lain Dari Investasi Saham

Bila anda tidak siap dengan resiko investasi saham di pasar modal, ada langkah lain. Anda dapat melakukan investasi lewat reksa dana. Pasalnya , reksa dana mempunyai jenis reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, saham, dan gabungan.

Pada reksa dana saham, Manajer Investasi (MI) akan membagikan dana di instrument saham minimal 80 % dan obligasi dan/atau pasar uang minimum 20 %. Untuk mengawali investasi reksa dana, anda hanya memerlukan dana Rp100,000 dan Rp400,000 dengan didampingi pakar.

Itu lah 10 pertanyaan tentang saham yang sering di tanyakan oleh pemula, semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda saat anda melakukan transaksi jual beli saham di pasar modal, atau di reksadana.

Sumber : Ajaib