13 Istilah Saham Dalam Trading Saham

13 Istilah Saham Dalam Trading Saham

Dalam melakukan trading saham dalam dunia investasi saham, terdapat beberapa istilah saham yang harus anda ketahui, guna mempermudah anda dalam transaksi saham. Apakah anda baru di pasar saham dan sering kebingungan dengan istilah yang digunakan ? Tenang, anda tidak sendirian.

Bahkan tidak sedikit orang yang pada akhirnya menyerah mempelajari saham karena terlalu banyak istilah-istilah yang dipakai. Pada kesempatan kali ini Bahasbluechip.com akan membahas istilah dalam dunia saham yang wajib diketahui saat belajar trading saham.

Baca Juga : 5 Cara Belajar Saham Praktis dan Cepat

13 Istilah Saham Dalam Melakukan Trading Saham

13 Istilah Saham Dalam Trading Saham

Saat melakukan trading saham tentunya kita tidak mempunyai banyak waktu untuk tidak mengerti, kita wajib memaksimalkan waktu bahkan 0,5 detik saja. Itulah guna istilah saham, dengan istilah tersebut akan mempercepat proses pengambilan tindakan kita. Dari pada makin penasaran berikut dibawah ini 13 istilah saham yang harus anda ketahui :

1. Bursa Efek

Saat anda pertama kali mengenal saham, tentu anda sudah pernah mendengar istilah saham ini. Bursa efek adalah lembaga yang menyediakan sistem sarana untuk melangsungkan transaksi saham atau perdagangan.

Bila kita analogikan, bursa efek adalah sebuah gedung mall perbelanjaan, mall itu adalah tempat perbelanjaan dimana anda bisa melihat produk-produk. Bursa efek berfungsi sebagai pihak yang menghubungkan penjual dan pembelinya saham tersebut. Bursa efek umumnya juga disebut dengan bursa saham atau pasar saham.

2. IHSG

Istilah saham ke 2 yang kami jamin akan selalu anda dengar adalah IHSG. IHSG adalah singkatan dari Indeks Harga Saham Gabungan. IHSG merupakan indeks yang mengukur kinerja harga saham yang ada pada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Secara garis besar, IHSG adalah gabungan nilai saham yang berfungsi sebagai acuan untuk memantau adanya kenaikan ataupun penurunan nilai saham perusahaan publik.

Indeks atau nilai saham ini sangat penting bagi semua pembeli saham, terutama para calon investor. Calon investor saham membutuhkan gambaran mengenai performa perusahaan publik yang ingin mereka investasikan.

3. Perusahaan Sekuritas

Kita masih akan memakai istilah saham dengan memakai analogi mall, maka perusahaan sekuritas bisa anda ibaratkan sebagai tokonya. Toko tersebut guna sebagai perantara antara “produsen” produk dengan calon pembelinya.

Toko tentu menyediakan produk yang dijual dan dapat kamu pilih dari berbagai perusahaan. Dilansir dari OJK atau biasa disingkat Otoritas Jasa Keuangan, perusahaan sekuritas adalah pihak yang telah mendapat izin usaha dari OJK untuk melakukan kegiatan usaha sebagai Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek, atau kegiatan lain sesuai ketentuan Pengawas Pasar Modal.

Bila anda memutuskan untuk terjun dalam dunia saham, memilih sekuritas saham adalah hal yang sangat penting. Karena perusahaan sekuritas saham yang memiliki kinerja yang baik, adalah salah satu upaya agar anda bisa sukses dalam berinvestasi saham.

Sekarang ini sudah banyak perusahaan sekuritas yang menciptakan aplikasi saham yang bisa diakses dengan menggunakan handphone untuk membeli saham atau melakukan trading. Bahkan beberapa di antaranya tidak memerlukan biaya besar, anda hanya perlu mengeluarkan 100.000 anda sudah bisa melakukan transaksi saham, salah satu aplikasi itu adalah aplikasi trading saham Ajaib.

4. Emiten dan Efek

Saat anda memasuki “mall”/ pusat perbelanjaan, pastinya ada produk yang ingin anda cari atau beli bukan ? Atau anda hanya sekedar melihat-lihat saja ? Tentunya terdapat beberapa produk yang membuat kamu tertarik untuk melihatnya kan ?.

Lalu jika produk tersebut adalah saham, maka emiten itu adalah perusahaan yang menerbitkan dan menjual produk saham tersebut. Perusahaan atau emiten tersebut tidak hanya menjual produk seperti saham saja, terdapat juga yang menjual surat berharga contohnya seperti : obligasi, surat utang, dan sejenisnya yang dapat diperdagangkan.

Jadi secara keseluruhan Emiten adalah pihak yang menerbitkan atau menjual efek (produk) kepada masyarakat. Contoh dari emiten seperti TLKM, BBCA, ANTM, dan masih banyak lagi.

5. Buy & Sell

Istilah saham Buy & Sell adalah sebutan yang sering digunakan untuk menggambarkan proses transaksi saham. Buy dalam saham adalah proses dimana anda membeli lembar saham pada bursa efek, lalu sell dalam saham adalah saat kamu menjual lembar saham tersebut.

6. Capital Gain

Seperti yang kita tahu, semua orang yang berinvestasi dalam suatu instrumen investasi pastinya memiliki tujuan yang sama yaitu untung/profit. Istilah saham capital gain adalah ketika anda mendapatkan keuntungan dari investasi anda, baik itu investasi saham, properti, emas dll..

Capital gain adalah istilah saham yang digunakan untuk menggambarkan peningkatan nilai modal yang didapatkan. Lalu cara menghitung capital gain adalah dengan menghitung selisih dari harga jual dan harga beli saham. Bila harga jual lebih tinggi, maka bisa dibilang anda telah merealisasikan istilah capital gain itu.

7. Capital Loss

Berbanding terbalik dengan capital gain, istilah saham capital loss adalah ketika anda mengalami kerugian dari transaksi dalam instrumen investasi anda. Bila harga jual saham justru lebih rendah dari pada beli, maka anda telah rugi atau bisa bilang dengan capital loss.

8. Dividen Saham

Istilah saham deviden adalah dimana investor yang berinvestasi dalam emiten tersebut mendapatkan keuntungan dengan waktu yang ditentukan oleh perusahaan tersebut.

Pada saat perusahaan mendapatkan laba, maka umumnya perusahaan membagikan keuntungan tersebut kepada investor yang menanamkan modal.

Secara logika ketika anda “menanam modal” artinya anda adalah bagian dari perusahaan, jadi ketika perusahaan untung atau profit artinya bagian dari pemilik perusahaan juga harus mendapat bagian.

Pembagian besaran dividen nantinya tergantung pada kebijakan masing-masing emiten atau perusahaan. Pembagian dividen tersebut juga bisa dalam bentuk uang maupun saham sesuai keputusan perusahaan.

9. Saham Blue Chip

13 Istilah Saham Dalam Trading Sahamilah Saham Dalam Trading Saham

Jika anda memasuki dunia saham dan mulai mempelajari lebih dalam tentang investasi saham. Pastinya kamu sudah pernah mendengar istilah saham ini yaitu blue chip.

Saham blue chip adalah saham dari perusahaan besar yang umumnya dianggap lebih berpotensi mendatangkan keuntungan dan meminimalisir kerugian atas pergerakan nilai saham yang tidak menentu setiap waktunya.

Tapi bila kita membicarakan saham blue chip secara formal, saham blue chip adalah saham dari perusahaan yang memiliki kinerja dan fundamental yang baik dengan kapitalisasi pasar di atas 10 triliun rupiah. Saham blue chip juga selalu siap di segala kondisi ekonomi, yang artinya dalam keadaan buruk perusahaan blue chip akan selalu berdiri dengan tegak dan mampu menghadapi siklus ekonomi yang memburuk.

10. Saham Gorengan

13 Istilah Saham Dalam Trading Saham

Istilah saham gorengan adalah istilah tidak resmi, tapi istilah ini sering digunakan di kelompok investor saham terutama trader saham. Bila saham blue chip adalah saham dengan reputasi baik dengan nilai kapitalisasi pasar tinggi serta pergerakannya wajar dan stabil, maka istilah saham gorengan merupakan kebalikan dari saham blue chip.

Saham gorengan adalah saham yang fundamental tidak stabil, dan memiliki nilai kapitalisasi pasar yang kecil dan harga saham yang kecil mudah untuk dipermainkan oleh kelompok-kelompok tertentu yang memiliki kepentingan umumnya mereka dipanggil dengan istilah bandar.

11. Bearish

Istilah saham Bearish adalah keadaan ketika banyak investor pasar modal mengambil keuntungan secara besar-besaran di pasar saham, sehingga membuat harga saham secara umum mengalami penurunan.

12. Bullish

Istilah saham Bulish adalah dimana keadaan pasar yang sedang naik karena banyak pemegang saham yang melakukan buy, sehingga harga saham itu meroket naik.

13. Haka

Istilah saham nomor 13 atau yang paling terakhir ini adalah Haka yang merupakan singkatan dari Hajar Kanan – yang memiliki arti membeli tinggi saham dengan harga nilai saham tersebut tanpa antri. Dengan kata lain Haka adalah langsung beli saham kepada penjual yang mengantri jual pada kolom harga sebelah kanan.

Demikian artikel pembahasan tentang istilah saham dalam dunia pasar modal, semoga dengan adanya ulasan kami ini dapat membantu anda dalam melakukan jual beli saham dengan mudah. Bila anda ingin mengetahui pengertian lengkap tentang saham, anda bisa membacanya di Wikipedia.