Apa Itu Saham Gorengan Dan Blue Chip

Apa Itu Saham Gorengan Dan Blue Chip

Saham gorengan adalah saham dimana nilai sahamnya sengaja direkayasa oleh oknum tertentu sedangkan blue chip adalah saham dengan kapitalisasi besar.

Berita tentang saham gorengan kerap kali terjadi dalam dunia investasi, bahkan sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, terutama investor saham yang sudah lama di dunia pasar modal. Meski termasuk tindakan buruk, ternyata hingga saat ini, praktek tersebut masih sering dilakukan.

Saham gorengan adalah target beberapa investor saham ataupun trader saham. Bukan tanpa alasan mengapa mereka memilih saham gorengan, tentu saja alasannya karena profit yang menggiurkan. Pada kesempatan kali ini bahasbluechip.com akan membahas tentang apa itu saham gorengan dan blue chip. Baca terus artikel ini sampai habis supaya anda mengerti dengan jelas.

Baca Juga : 5 Jenis Kalkulator Investasi Untuk Para Investor

Apa itu Saham Gorengan?

Apa Itu Saham Gorengan Dan Blue Chip

Saham gorengan adalah saham yang dikendalikan banyak orang untuk menjaga suatu nilai saham. Orang-orang ini umumnya adalah orang-orang kaya yang ingin mendapat untung besar dari ritel, atau biasa dipanggil dengan istilah bandar. Dalam membeli saham, semua orang sudah bisa mengaksesnya hanya dari handphone atau smarphone mereka, tentunya bandar bisa memanipulasi dengan mudah.

Contoh saham gorengan, anda sengaja membeli saham dalam jumlah besar untuk menaikkan harga perusahaan. Kita ambil contoh, anda membeli saham BUMI yang sempat mencapai harga Rp 400 per lembar di awal tahun 2017.

Tetapi, karena tidak memungkinkan harga jatuh di bawah Rp100 per lembar. Tentu saja hal membuat anda rugi, orang-orang yang membeli saham BUMI saat harga sedang tinggi, sudah dipastikan akan merugi karena tidak bisa menjualnya dengan harga lebih tinggi.

Sehingga daripada rugi besar, korban saham gorengan mau tidak mau harus menjualnya dan beralih ke saham lain yang mungkin lebih baik. Biasanya investor yang sudah merugi berharap mendapat untung untuk menutupi kerugiannya selama ini akibat terjebak dalam saham gorengan.

Apa Itu Saham Blue Chip ?

Apa Itu Saham Gorengan Dan Blue Chip

Saham blue chip adalah daftar saham dengan likuiditas yang baik ( transaksi jual beli saham aktif ) dimana saham blue chip sangat direkomendasikan untuk setiap investor yang ingin melakukan investasi jangka panjang.

Bila membahas tentang saham blue chip, tentunya saham ini susah untuk dimanipulasi atau digoreng oleh bandar ataupun oknum pasar modal.  Saham blue chip biasa disebut dengan istilah juga saham lapis satu. Saham lapis satu adalah tiang utama IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan).

Alasannya karena saham-saham yang berada di first liner ini memiliki kapitalisasi pasar (market capitalization) besar. Dan tentunya harga saham blue chip juga terbilang lebih mahal ketimbang dengan saham gorengan.

3 Ciri-ciri Saham Gorengan

Ciri-ciri paling terlihat pada saham gorengan adalah kenaikan nilai sahamnya yang sangat cepat berubah meski dalam waktu singkat. Langsung saja kita bahas ciri-ciri saham gorengan dibawah ini :

1. Kenaikan Harga Cukup Besar

Kenaikan harga saham itu tentu wajar, tapi secara normal tentu selisihnya tidak begitu jauh. Contoh pergerakan harga pembukaan Rp 1900 dan harga penutupan Rp 2000. Kenaikan Rp100 per hari tentunya masih terlihat normal.

Ciri-ciri saham gorengan adalah mengalami kenaikan yang sangat cepat dalam waktu singkat. Jika anda melihat kenaikan harga lebih dari 10%, maka bisa dipastikan saham tersebut telah digoreng oleh bandar.

2. Antrian Penjualan Kecil

Seperti yang sudah kami jelaskan di atas, bahwa saham blue chip memiliki likuiditas yang aktif, maka sebaliknya dengan saham gorengan. Permintaan (bid), penjualan (offer) saham gorengan lebih sedikit, inilah yang membuat harganya naik. Bila diberi contoh dengan hukum dagang. Ketika permintaan tinggi dan penawaran rendah, harga barang tinggi.

Biasanya bandar akan menunggu, dan menyebarkan isu berita tentang harga saham yang sudah dibeli. Kemudian saat waktunya tepat, bandar akan langsung menjual saham yang ingin ia goreng.

Perlu anda ingat harga saham yang tiba-tiba meroket, akan membuat investor akan menjadi lebih tertarik untuk membeli kembali saham tersebut. Itulah umpan yang biasa bandar pasang.

3. Volume Perdagangan Yang Tidak Normal Atau Tidak Sesuai

Dari sisi volume perdagangan, volume perdagangan saham gorengan adalah paling besar jika dibandingkan dengan saham-saham emiten ternama lainnya. Bukan karena peminatnya banyak, tapi karena volume transaksi yang dimainkan oleh bandar.

Oleh karena itu, para bandar dengan sengaja membeli dalam jumlah besar, yang mengakibatkan kenaikan harga saham secara dramatis. Bahkan rela membuat penawaran di atas harga pasar. Ini tidak masuk akal, bukan?

Demikian artikel pembahasan kita tentang apa itu saham gorengan dan blue chip. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda mengerti lebih lagi tentang saham gorengan.

Bila anda ingin mengetahui lebih banyak tentang saham, anda bisa langsung mencarinya di Wikipedia. Disana akan dijelaskan lebih rinci informasi tentang ciri, kategori, sejarah tentang saham.