Penjelasan Lengkap Kategori Sektor Saham

Penjelasan Lengkap Kategori Sektor Saham

Sektor Saham – Saham adalah salah satu instrumen investasi yang menghasilkan keuntungan dan kerugian di Indonesia maupun di seluruh dunia. Investasi saham sendiri bisa dibilang anda menanam modal kepada perusahaan yang anda targetkan untuk mendapatkan keuntungan yang bisa diambil di masa depan.

Namun didalam saham juga terdapat resiko kekurangan, tetapi hal ini bisa diminimalisir dengan belajar saham.

Pemilihan perusahaan di bursa menjadi titik kunci dalam investasi saham. Karena jika sampai salah pilih perusahaan atau emiten dapat mengakibatkan modal investasi anda berkurang. Bahkan dalam kasus terburuknya dana anda bisa tersangkut atau tidak bisa di jual.

Ada banyak cara memilih saham di bursa, namun yang paling penting saat membeli saham tersebut adalah memberikan rasa nyaman kepada anda selama masa berinvestasi. Bila anda ingin nyaman melakukan jual beli saham, anda juga bisa melakukannya di rumah.

Karena umumnya jika anda tidak nyaman, informasi saham apapun yang masuk ke telinga dapat merusak rencana investasi yang telah disusun jauh-jauh hari. Bukannya mendapatkan keuntungan saham, namun risiko saham yang kita terima.

Baca Juga :  Pengertian Apa Itu Saham Dan Cara Kerjanya

Pengertian Apa Itu Saham Dan Sektor Saham

Penjelasan Lengkap Kategori Sektor Saham

Saham merupakan bukti suatu kepemilikan individu atau badan usaha pada perusahaan terbuka atau disingkat (Tbk) yang nilai sahamnya tercatat dan ditransaksikan di bursa. Dalam hal ini tercatat di Bursa Efek Indonesia atau BEI (untuk pasar Indonesia).

Dan untuk sektor saham sendiri adalah bagian perusahaan yang bergerak di jenis usahanya masing-masing contohnya lengkapnya akan dijelaskan di artikel ini.

Dengan mempunyai sejumlah saham perusahaan terbuka (PT), anda bisa ikut serta dalam agenda tahunan untuk menentukan suara dalam perjalanan bisnis perusahaan dalam satu tahun mendatang. Umumnya kegiatan itu dikenal juga sebagai Rapat Umum Pemegang Saham atau biasa disingkat RUPS.

Kegiatan dalam Rups biasanya, anda dan investor lainnya akan memberikan suara apakah perusahaan akan membagikan dividen atau tidak untuk laba tahun sebelumnya.

Dan untuk pengertian untuk dividen adalah keuntungan perusahaan (laba bersih) yang diberikan kepada para pemegang saham dengan porsi tertentu yang telah ditetapkan dan disepakati dalam RUPS. Dan biasanya jadwal membagikan dividen tergantung oleh perusahaan tersebut.

Kategori Sektor Saham Dalam BEI

Penjelasan Lengkap Kategori Sektor Saham

Di Bursa Efek Indonesia atau (BEI) pencatatan saham dikategorikan berdasarkan sektor usaha perusahaan tersebut bergerak dibidang apa. Hal ini untuk mempermudah para investor menemukan emiten yang diinginkan.

Termasuk dalam kategori sektor apa yang bagus , tentunya hal ini sangat membantu investor dalam pengambilan keputusan investasinya. Berikut dibawah ini saham yang dikategorikan berdasarkan sektor usahanya :

Sektor Saham Energi

Sektor energi adalah perusahaan yang memiliki bidang usaha dalam pertambangan minyak. Berikut ini contohnya :

  • Gas bumi.
  • Batubara.
  • Mineral.
  • Industri energi.

Sektor Saham Basic Materials

Perusahaan dalam sektor Basic Material adalah daftar perusahaan yang memiliki bidang usaha dalam basic materials. Yang artinya merupakan perusahaan yang memproduksi, barang baku atau jasa yang biasanya digunakan memproduksi barang final.

Sektor Saham Industrials

Untuk saham industrials sektor ini berisikan perusahaan yang memproduksi barang-barang final (produk dan jasa) yang akan digunakan oleh industri lainnya untuk diolah kembali.

Sektor Saham Consumer Non Cyclicals

Sektor saham Consumer Non Cyclicals adalah sektor yang berisikan perusahaan di industri barang konsumsi primer. Barang konsumsi primer adalah produk seperti makanan yang dikonsumsi setiap hari, contohnya seperti :

  • Beras.
  • Tembakau.
  • Makanan.
  • Minuman dan lain-lain.

Sektor Saham Consumer Cyclicals

Sektor Consumer Cyclicals adalah sektor saham yang berisikan sektor perusahaan yang bergerak dalam bidang yang memproduksi barang konsumsi non primer atau bisa juga disebut barang sekunder dan tersier, contohnya seperti :

  • Mobil.
  • Smartphone.
  • Retail.
  • Dll.

Sektor Saham Healthcare

Untuk saham sektor Healthcare, sektor ini sudah terlihat dari namanya, yang merupakan daftar perusahaan yang bergerak dalam bidang industri kesehatan dan perangkat pendukung kesehatan. Contohnya seperti :

  • Rumah Sakit.
  • Apotik.
  • Obat-obatan.
  • dan lain-lain.

Sektor Saham Financials

Sektor saham Financials adalah sektor yang berisikan daftar perusahaan yang bergerak dalam bidang bank atau perbankan dan pendukungnya contohnya seperti :

  • Perusahaan pembiayaan.
  • Asuransi.
  • Investasi.

Sektor Saham Properties and Real Estate

Sektor saham ini membicarakan perusahaan yang berada dalam sektor properti dan real estate. Anda bisa menemukan bermacam-macam perusahaan yang bergerak dalam :

  • Pembangunan.
  • Bahan bangunan, dan lain-lain.

Sektor Saham Technology

Sektor ini berisikan perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam industri teknologi contohnya seperti :

  • Perangkat lunak.
  • IT Services.
  • Hardware.
  • Perangkat pendukung.

Sektor Saham Infrastructures

Pada sektor ini berisikan perusahaan yang bergerak pada bidang :

  • Infrastruktur transportasi.
  • Telekomunikasi.
  • Konstruksi berat
  • Teknik sipil.
  • Utilitas.

Sektor Saham Transportation and Logistic

Merupakan sektor saham yang berisikan daftar perusahaan yang bergerak dalam :

  • Transportasi.
  • Logistic
  • Pengiriman.

Kategori Sektor Saham Berdasarkan Kapitalisasi

Dan ada juga kategori sektor saham yang bergerak berdasarkan kapitalisasi, BEI sendiri membagi 3 sektor saham kategori yaitu :

Big Caps Atau Saham Blue Chips

Big Caps adalah saham-saham yang memiliki aset diatas Rp 10 triliun, dan memiliki kinerja perusahaan yang stabil, dan merupakan tiangan penggerak IHSG di pasar saham.

Saham Lapis Dua

Saham lapis dua merupakan saham yang memiliki aset sebesar 500 miliar sampai dengan 10 triliun. Dan dalam kinerja keuangan, perusahaan ini memiliki fluktuasi harga yang cukup tinggi. Dan seringkali ditemukan saham big caps lahir dari di kategori ini.

Sektor Saham Gorengan

Umumnya saham ini berisikan perusahaan yang memiliki aset kecil, yaitu kurang dari 500 miliar atau 1 triliun. Kategori saham lapis 3 atau biasa akrab dipanggil saham gorengan ini cenderung memiliki resiko yang tinggi dan volatilitas harga saham terbilang tinggi. Dan untuk harga sahamnya tergolong murah, Sektor saham ini tentunya menjadi tempat untuk banyak para trader saham bermain.

Sumber : IDX