Kinerja Saham BBRI Kuartal 1 2021 Yang Mengagumkan 2021

Kinerja Saham BBRI Kuartal 1 2021 Yang Mengagumkan 2021Bahasbluchip.com – Saham BBRI atau Bank Rakyat Indonesia (BRI) dibangun di Purwokerto, Jawa tengah oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja bernama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau “Bank Kontribusi dan Simpanan Punya Golongan Priyayi Purwokerto”,

Satu instansi keuangan yang melayani beberapa orang bernegara Indonesia (pribumi). Instansi itu berdiri tanggal 16 Desember 1895, yang selanjutnya dijadikan hari kelahiran BRI.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Atau Saham BBRI sukses mencatatkan performa positif sepanjang enam bulan awal 2021. Bank pelat merah ini mencatat net interest penghasilan (NII) sejumlah Rp 23,9 triliun di kwartal II-2021 atau naik 3,3% secara kuartalan.

Semenjak 1 Agustus 1992 berdasar Undang-Undang Perbankan No. 7 tahun 1992 dan Ketentuan Pemerintahan RI No. 21 tahun 1992 status BRI beralih menjadi perseroan terbatas. Pemilikan BRI waktu itu masih 100% pada tangan Pemerintahan Republik Indonesia. Di tahun 2003, Pemerintahan Indonesia memilih untuk jual 30% saham BBRI ini, hingga jadi perusahaan publik bernama sah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., yang dipakai s/d saat ini.

Saham BBRI Akusisi PerusahaanKinerja Saham BBRI Kuartal 1 2021 Yang Mengagumkan 2021

Di awal tahun 2019, BRI mengakuisisi salah satunya anak usaha Bahana Artha Ventura, yakni Fasilitas NTT Ventura, dan menukar namanya jadi BRI Ventures, sebagai sisi dari gagasan perusahaan untuk masuk ke usaha modal ventura.

Pada tahun akhir 2019, BRI mengakuisisi salah satu unit usaha Yayasan Kesejahteraan Karyawan BRI, yaitu Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur, ataupun lebih dikenali sebagai BRINS, sebagai sisi dari gagasan perusahaan untuk masuk ke usaha asuransi umum.

Di tanggal 2 Juli 2021, Pemerintahan Indonesia resmi memberikan sebagian besar saham Pendanaan Nasional Madani dan Pegadaian ke BRI lewat Ketentuan Pemerintahan nomor 73 tahun 2021, sebagai sisi dari pembangunan holding BUMN yang beroperasi di sektor ultra micro

Pencapaian itu membuat NII BBRI jadi Rp 47,1 triliun di semester I – 2021. Realisasi itu melejit 29,2% secara tahunan atawa year on year (yoy).

Head of Research Panin Sekuritas Nico Laurens menjelaskan, performa positif BBRI itu didorong oleh tiga aspek terpenting. Pertama, bertambahnya net interest margin (NIM) ke 7%.

Kedua, trend positif dari perkembangan kredit yang didorong oleh segmen mikro. Ketiga, low base efek pada tahun awalnya.

Angka NIM mempunyai potensi hanya sementara mengingat management BBRI memberitahukan jika NIM akan alami pengurangan 6,7% di 2021. Hal itu disebabkan karena ketidakjelasan berkenaan keadaan ekonomi, terutamanya dari perpanjangan PPKM, dan terbatasinya ruangan pemotongan biaya of fund.

Adapun, dari segi bottom line, Saham BBRI secara kuartalan mencatat pelambatan 17,2% karena hanya mencatatkan keuntungan bersih Rp 5,7 triliun di kuartal ke-2 . Dengan pencapaian itu, maka keuntungan bersih perbankan plat merah ini jadi Rp12,5 triliun di semester I-2021 atau naik 22,9% .

Pencapaian Keuntungan Saham BBRIKinerja Saham BBRI Kuartal 1 2021 Yang Mengagumkan 2021

Pencapaian keuntungan bersih Saham BBRI masih di bawah perkiraan Panin Sekuritas dan persetujuan karena baru penuhi masing-masing 41,7% dan 40,9% dari prediksi tahun ini. Hal itu terjadi karena masih tingginya beban provisi, yang terdaftar sejumlah Rp 9 triliun di kuartal II-2021. Nilai itu sama dengan biaya of kredit (CoC) sebesar 4,1% di paruh pertama tahun ini.

“Hal ini dilakukan BBRI untuk menjaga loan at risk (LAR) coverage di 30% di mana waktu ini ada di 31%. Tetapi pantas diamati jika, management memprediksi jika CoC akan turun ke tingkat 3,5%-3,7% sampai tahun akhir di mana guidance awalnya di range 3,1%,” catat Nico dalam penelitian yang di-launching 10 Agustus kemarin.

Akan ada kesempatan untuk BBRI untuk mencatat perkembangan credit di depan. Adapun, perkembangan credit bertambah ke Rp 929 triliun atau 1,7% secara kuartalan yang didorong oleh segmen credit micro.

BBRI sukses turunkan biaya of fund jadi 2,2% dari mulanya 3,2% pada semester I-2020. Walau demikian, Nico menyaksikan yang akan datang ruangan pengurangan CoF semakin lebih terbatas.

Proyeksi Saham BBRI

Di tahun ini, Panin Sekuritas memproyeksikan NII BBRI capai Rp 81,31 triliun dengan keuntungan bersih sejumlah Rp 30,1 triliun.

Outlook ekonomi di depan masih tetap positif, terutamanya untuk pembaruan di segmen UMKM yang didorong oleh support peraturan dan kontribusi dana dari pemerintahan lewat program PEN.

Hingga, umumnya masih merekomendasikan membeli saham BBRI dengan sasaran harga Rp 4.900 per saham.

“Performa BBRI akan didorong oleh: resiko restrukturisasi credit yang relatif terbangun, akselerasi digital yang hendak memperkokoh lending dan funding perusahaan, membaiknya NIM, sampai provisi yang kuat untuk memperhitungkan kekuatan loss rate.

Semoga artikel ini bisa membantu Anda untuk mengetahui keuntungan dan aktifitas perusahaan BRI dalam saham BBRI di kuartal 1 2021.