Pengertian Apa Itu IHSG Dalam Pasar Modal

Pengertian Apa Itu IHSG Dalam Pasar Modal

Apa Itu IHSG – Pada zaman sekarang ini, saham adalah salah satu instrumen investasi yang diminati oleh banyak orang. Karena, saham merupakan salah satu cara berinvestasi yang tidak sulit dilakukan banyak orang, dengan hanya menggunakan handphone, semua orang sudah bisa berinvestasi dan mendapatkan keuntungan.

Pada kesempatan kali ini kami bahasbluechip akan membahas secara lengkap apa itu IHSG dan bagaimana cara  mengenalinya.

Baca Juga : 5 Jenis Kalkulator Investasi 

Apa Itu IHSG Dalam Dunia Saham

Dilansir dari website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG adalah indeks yang mengukur kinerja dari semua saham yang tercatat di papan utama dan papan pengembangan BEI. IHSG juga dikenal secara global dengan Indonesia Composite Index (ICI). Atau bisa kenal sebagai gabungan nilai saham rata-rata di Indonesia dan di kalkulasikan menjadi 1 nilai.

Sebagian besar investor juga menyebutnya dengan IDX Composite. Lebih lanjut lagi, IHSG merupakan indeks pasar saham yang secara efektif digunakan pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks ini adalah daftar seluruh saham yang saat ini diperjualbelikan di BEI.

IHSG pertama kali diperkenalkan pada tanggal 1 April 1983. Namun, hari dasar perhitungan IHSG adalah tanggal 10 Agustus 1982 dengan nilai 100.

Sebagai gambaran, ada begitu banyak emiten yang mencatatkan sahamnya di BEI. Pada umumnya, setiap saham memiliki pergerakan yang berbeda-beda dalam satu hari. Ada yang naik, turun, maupun stagnan atau sideways.

Jika saham-saham tersebut digabung, rata-rata pergerakan sahamnya adalah apa yang disebut IHSG. Ketika IHSG naik, maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar saham tercatat di BEI juga mengalami kenaikan. Begitu pula sebaliknya.

Manfaat IHSG Bagi Trader Dan Investor

Pengertian Apa Itu IHSG Dalam Pasar Modal

Meski IHSG adalah poin dan persentase rata-rata saja, melihat pergerakan IHSG juga bisa membantu anda dalam mengetahui kondisi perekonomian di negeri Indonesia kita ini.

Selain itu, IHSG juga dapat dipakai untuk para investor agar mengetahui waktu yang tepat bagi mereka dalam menambah dana dalam saham perusahaan tertentu atau bahkan menarik dana maupun menjual saham milik mereka. Berikut ini manfaat IHSG bagi trader saham maupun Investor di Indonesia :

1. Penanda Arah Pasar

Perlu anda ketahui, bahwa Indeks adalah nilai representatif atas rata-rata dari sekelompok saham. Karena menggunakan harga hampir semua saham di BEI dalam rata-rata perhitungannya.

IHSG menjadi indikator kinerja bursa saham paling utama. Gampangnya, jika ingin melihat kondisi bursa saham saat ini, anda hanya perlu melihat pergerakan angka IHSG.

Bila nilai IHSG cenderung meningkat seperti yang terjadi akhir-akhir ini, artinya harga-harga saham di BEI sedang meningkat. Sebaliknya, jika IHSG cenderung turun, artinya harga-harga saham di BEI sedang merosot.

Namun, perlu anda diingat, persentase kenaikan atau penurunan IHSG akan berbeda dibanding dengan kenaikan atau penurunan harga masing-masing saham. Kadang ada kalanya peningkatan atau penurunan harga saham melebihi atau bahkan berlawanan dengan pergerakan angka IHSG.

2. Tolak Ukur Kinerja Portofolio

Apabila telah terjun ke dalam pasar instrumen investasi seperti reksadana atau portofolio saham, anda bisa membandingkan kinerjanya dengan IHSG. Sebagai contoh dalam 5 tahun terakhir IHSG naik sebanyak 200%. Kalau portofolio atau reksadana anda memiliki kinerja di bawah angka tersebut, sebaiknya anda perlu mengganti strategi investasi.

3. Tolak Ukur Keuntungan yang Dihasilkan

Fungsi dari IHSG selanjutnya adalah mengukur rata-rata tingkat keuntungan yang akan anda dapatkan. Berikut ini contohnya, pada tahun 2009, IHSG berada pada level 1.400 lalu Lima tahun kemudian, IHSG terus berkembang terus menjadi 2000.

Maka, dapat kita lihat bahwa pertumbuhan indeks dalam lima tahun ini adalah 600. Secara tahunan, dapat dilihat juga bahwa pertumbuhan indeks menunjukkan angka pertumbuhan. Karena itu, anda bisa mengukur bahwa rata-rata tingkat keuntungan dalam satu tahun haruslah bertambah.

4. IHSG Merupakan Gambaran Pertumbuhan Ekonomi

Manfaat terakhir IHSG bagi Investor dan trader adalah, untuk menggambarkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Memang sebetulnya, ada banyak faktor yang bisa menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Namun, IHSG juga memiliki peran besar dalam menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Istilah Yang Sering Dipakai Untuk IHSG

Pengertian Apa Itu IHSG Dalam Pasar Modal

Sekarang, Anda sudah paham apa itu IHSG, agar pengetahuan anda tentang IHSG semakin lengkap, Berikut ini istilah yang sekiranya bisa membantu anda lebih memahami IHSG :

Fluktuasi

Di dunia pasar saham, fluktuasi IHSG merupakan kondisi naik turunnya harga sebuah saham secara kolektif dalam pasar modal. Fluktuasi dalam grafik IHSG tersebut umumnya terjadi secara singkat, meski di saat krisis bisa terjadi dalam jangka waktu panjang.

Portofolio

Harga saham IHSG ditentukan dari banyak portofolio saham sekaligus dalam satu waktu pelaporan. Portofolio dalam IHSG adalah laporan kinerja saham mulai dari naik turunnya harga sampai tren permintaannya dalam periode tertentu.

Bubble

Peristiwa bubble biasanya terjadi karena investor berspekulasi mengenai profitabilitas saham tertentu. Bubble atau gelembung adalah istilah yang biasanya digunakan untuk menyebut kenaikan harga saham secara tiba-tiba dan sangat tinggi.

Likuiditas

Likuiditas merupakan salah satu aspek tentunya sangat berpengaruh dalam menentukan harga indeks saham. Bila likuiditas investasi dalam BEI sedang tinggi, biasanya tren grafik IHSG juga akan menunjukkan indikator hijau.

Cut Loss

Istilah terakhir dalam IHSG adalah cut loss, yang merupakan peristiwa ketika investor menjual saham investasinya untuk menghindari kerugian yang berlanjut. Dalam pasar saham, indikator merah akan membuat beberapa investor langsung menjual sahamnya. Bila IHSG dalam pasar saham sangat jatuh nilainya, Cut Loss besar-besaran akan terjadi dalam pasar saham.

Sumber : IDX