Lengkap 2 Pengertian Capital Gain Dan Contohnya

Lengkap 2 Pengertian Capital Gain Dan Contohnya

Pengertian Capital Gain – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian capital gain, tujuan nya agar mengerti lebih lagi tentang saham. Tujuan utama dalam berinvestasi adalah untuk meningkatkan jumlah modal investor atau bisa juga hanya sekedar untuk menambah uang jajan.

Untuk jaman sekarang ini berinvestasi dalam dunia saham sangatlah mudah, hanya dengan menggunakan handphone saja anda sudah bisa melakukan transaksi saham.

Banyak yang bisa anda bisa lakukan bila sudah menjadi investor profesional. Tapi sebelum menjadi handal dan hebat kita harus mengikuti alur pembelajarannya satu persatu, karena belajar saham tidaklah semudah dan sesimpel yang anda pikirkan. Pada kesempatan kali ini kita akan belajar tentang pengertian capital gain.

Dalam bahasa investasi, capital gain umumnya disebut sebagai keuntungan, atau juga disebut dengan keuntungan modal. Sedangkan capital loss adalah keadaan dimana, anda menjual saham lebih murah ketimbang harga beli, artinya anda merugi. Di artikel ini akan kita bahas secara lengkap apa itu capital loss dan capital gain.

Baca Juga : 3 Cara Bermain Saham Online Langsung Kaya Mendadak

Keuntungan dan Risiko Berinvestasi

Apabila anda mendalami dunia investasi pasar modal tentunya anda sudah tidak asing lagi mendengar istilah capital gain dan capital loss. Kedua istilah tersebut merupakan istilah yang sudah biasa digunakan ketika melakukan jual beli saham di bursa efek.

Biasanya, capital gain dan capital loss adalah risiko yang ada ketika seseorang bermain saham untuk jangka waktu yang relatif pendek atau disebut trading saham.

Pengertian Capital Gain

Lengkap 2 Pengertian Capital Gain Dan Contohnya

Pengertian Capital gain adalah keuntungan yang didapatkan oleh seorang investor ketika jual dikurangi dengan jumlah harga beli saham. Untuk disebut sebagai capital gain harga jual harus lebih tinggi dari harga beli.

Pengertian Capital gain ini dapat anda pakai untuk segala jenis investasi, misalnya properti, barang, reksa dana, obligasi, barang koleksi, dan lain-lain. Anda memiliki peluang untuk mendapatkan keuntungan besar, tapi di sisi lain anda juga memiliki resiko kehilangan aset.

Tentu saja capital gain dikatakan sebagai kondisi yang paling disukai investor ketika mereka melakukan investasi dalam jenis apapun. Kondisi capital gain terjadi saat anda menjual aset anda dan mendapat keuntungan.

Namun, perlu anda ingat bahwa capital gain baru akan diperoleh apabila aset yang anda miliki sudah dijual. Jadi, anda masih memiliki aset tersebut maka bisa dikatakan anda belum melakukan capital gain, walaupun harga jualnya lebih tinggi dari harga belinya.

Sedangkan pengertian capital gain jangka panjang adalah investasi yang sudah berjalan selama 1 tahun. Umumnya, semakin panjang waktu investasi maka risiko serta peluang untuk mendapatkan keuntungan juga semakin besar juga.

Kena pajak untuk capital gain jangka panjang sekitar 15-20% di mana lebih rendah dari pajak pendapatan biasanya.

1. Cara Menghitung Capital Gain Pada Saham

Lengkap 2 Pengertian Capital Gain Dan Contohnya

Contohnya Rafly membeli saham BBCA dengan harga Rp 26.000 per lembar sebanyak 10 lot. Lalu, Rafly menjualnya lagi dengan harga Rp 30.000 per lembar sebanyak 10 lot. Dengan begitu, capital gain yang diperoleh Rafly adalah sebesar:

Rp 30.000.000 (Harga Jual) – Rp 26.000.000 (Harga Beli) = Rp 4.000.000 (Keuntungan).

Artinya Rafly, mendapat keuntungan capital gain sebesar Rp 4.000.000.

2. Cara Menghitung Capital Gain Pada Aset Properti

Lengkap 2 Pengertian Capital Gain Dan Contohnya

Contohnya Rafly membeli sebuah apartemen di tahun 2015 dengan harga Rp 2 miliar. Apartemen tersebut ditempati Rafly sampai tahun 2020. Pada tahun 2020 tersebut, Rafly menjual apartemen tersebut dengan harga Rp 3 miliar.

Namun, sebelumnya Rafly perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 300 juta untuk sewa agen apartemen, sewa agen apartemen, dan juga mengurus biaya notaris.

Dengan begitu, capital gain yang diperoleh Rafly adalah :

Rp 3.000.000.000 (Harga Jual) – Rp 2.000.000.000 (Harga beli) – Rp 300.000.000 (Biaya lainya) = Rp800.000.000 (Hasil Capital Gain Rafly).

Jadi, capital gain atau keuntungan yang didapat Rafly adalah Rp 700.000.000 dari hasil menjual apartemen tersebut.

Kalau anda masih belum terlalu paham dengan pengertian capital gain pada saham, anda bisa mencari tahu lebih lanjut lewat ebook dan podcast yang sudah banyak beredar di internet.

Itulah pengertian capital gain dalam dunia saham, dan tentunya capital gain bukan hanya bisa digunakan dalam dunia saham, tapi juga di berbagai sektor bisnis seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Dengan mengerti tentang pengertian capital gain, akan memudahkan anda dalam bertransaksi bisnis. Dalam kesempatan lain bahasbluechip akan membahas tentang capital loss juga. Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam berbisnis jenis apapun.

Sumber : Kompas