Pengertian dan Jenis Investasi Saham di Indonesia 2022

Investasi Saham – merupakan bentuk investasi yang sangat populer saat ini yang ada di masyarakat. Jenis saham di pasar uang pun bermacam-macam. Di mana hal tersebut akhirnya mengakibatkan masyarakat, khususnya pemula, bingung untuk memilihnya

Nah, jika kalian berencana akan membeli saham suatu perusahaan dalam waktu dekat, maka pembahasan berikut ini tak boleh dilewatkan. Terdapat penjelasan lengkap mengenai jenis-jenis saham dan contohnya yang bisa dijadikan pertimbangan atau patokan agar kegiatan investasi kalian terhindar dari kerugian.

 

Apa itu Saham ?

Investasi saham adalah surat yang menjadi bukti seseorang miliki bagian modal suatu perusahaan. Seseorang yang miliki saham miliki hak atas beberapa aset perusahan. Sebagai contoh, jika perusahaan memiliki sebuah apel 1000 buah dan ada orang memiliki apel 200 buah di perusahaan tersebut, maka orang tersebut miliki 20% kepemilikan aset di perusahaan tersebut. Pemegang saham mayoritas akan miliki hak kendali atas suatu perusahaan.

Pemilik saham juga miliki hak untuk beroleh dividen sesuai bersama dengan kuantitas saham yang dimilikinya. Perolehan dividen ini umumnya terkait keuntungan dari perusahaan berikut dan telah diatur sesuai bersama dengan anggaran dasar perusahaan.

Penerbitan saham merupakan tidak benar satu cara perusahaan untuk beroleh dana segar atau modal untuk pengembangan bisnis secara jangka panjang. Saham sendiri dapat diperjualbelikan lewat Bursa Efek bersama dengan harga yang berubah-ubah sesuai situasi perusahaan dan juga situasi ekonomi.

Jenis – Jenis Investasi Saham Menurut Para Ahli

Investasi Saham

 

Dalam dunia investasi saham terbagi beberapa jenis. Jenis-jenis saham menurut para ahli terbagi atas berdasarkan pememilikan, cara pengalihan, dan kinerja perdagangan. Berikut, dibawah ini adalah penjelasan dari masing-masing jenis saham.

1). Jenis Saham Berdasarkan Kepemilikan

Saham jenis ini terbagi menjadi 2 bagian yaitu saham biasa dan preferen. Kedua jenis saham ini tentunya berbeda, berikut penjelasannya dibawah ini.

  • Saham biasa ( Common Stocks )

Saham biasa adalah jenis saham yang dapat melaksanakan klaim kepemilikan sesuai keuntungan dan kerugian yang didapatkan perusahaan. Tetapi pemegang saham mempunyai kewajiban yang terbatas. Contoh saham biasa yakni saham waran.

Apabila perusahaan mengalami kebangkrutan maka pemilik saham biasa cuma dapat prioritas paling akhir didalam perihal proporsi keuntungan perusahaan. Tetapi jumlah kerugian maksimum yang ditanggungnya sesuai besaran dana yang diinvestasikan.

  • Saham Preferen ( Preferred Stocks )

Saham preferen adalah jenis saham paduan antara saham biasa dan obligasi. Secara keseluruhan serupa layaknya saham biasa, perbedaannya hanya terhadap tingkat suku bunga keuntungan yang didapatkan.

Suku bunga saham preferen berwujud selamanya dikarenakan mempunyai kandungan campuran obligasi. Selain itu, pemilik mempunyai hak tebus yang dapat untuk ditukarkan dengan saham biasa.

Pada bursa pengaruh Indonesia, saham preferen selamanya mempunyai kode 4 huruf dan terkadang tersedia tambahan “P”.

2). Jenis Saham Berdasarkan Cara Pengalihan

Jenis saham Cara pengalihan ini terbagi menjadi 2 bagian juga, yang dimana saham atas unjuk dan saham atas nama.

  • Saham atas unjuk ( Bearer Stocks )

Saham atas tunjuk adalah saham yang nama kepemilikannya tidak tertera dalam lembar kertas supaya jenis saham ini ringan dipindah tangankan.

Tujuan saham ini diperuntukkan jual membeli supaya ringan dipindahtanganka tanpa harus mengurus lewat badan hukum. Bukti kepemilikan berdasarkan siapa yang memegang saham tersebut.

  • Saham atas nama ( Registered Stocks )

Saham atas nama adalah kepemilikan saham yang sudah terbukti pada nama yang tertera di surat berharga. Sehingga langkah pengalihannya wajib melalui prosedur hukum untuk melaksanakan balik nama saham.

3). Jenis Saham Berdasarkan Kinerja Perdagangan

Jenis saham kinerja perdagangan ini terbagi menjadi 5 bagian yaitu Blue chip, Income, Growth, Counter cyclical, dan Speculative.

  • Blue chip Stocks

Blue Chip Stocks adalah saham yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan yang memiliki reputasi tinggi. Perusahaan yang mengeluarkan saham blue chip umumnya sebagai petinggi di industri tersebut dan membawa penghasilan yang stabil dan juga berkelanjutan didalam membayar bagi hasil. Akibatnya saham jenis ini banyak diincar oleh investor.

  • Income Stocks

Income Stocks adalah saham unggulan yang selalu membayar dividen atau laba yang lebih besar dari umumnya dividen yang dibayarkan periode sebelumnya. Sehingga saham model ini biasanya miliki penghasilan yang selalu meningkat setiap periodenya.

  • Growth Stocks

Growth Stocks adalah jenis saham dengan pertumbuhan pemasukan perusahaan selamanya tinggi, meskipun perusahaan selanjutnya tidak selamanya dari perusahaan petinggi di industri tersebut.

Saham Growth Stocks dibagi menjadi dua yaitu Well-Known dan Lesser-Known. Well-known merupakan saham growth stock yang berasal dari perusahaan petinggi suatu industri. Sebaliknya, Lesser-Known adalah saham growth-stock dari perusahaan tidak cukup populer.

  • Counter cyclical Stocks

Counter Cyclical Stocks adalah jenis saham yang memiliki situasi paling stabil saat situasi ekonomi bergejolak. Hal ini dikarenakan saham ini tidak berpengaruh dengan situasi ekonomi dan bisnis. Namun keuntungan saham ini tergantung terhadap perusahaan yang mengeluarkan saham.

  • Speculative Stocks

Speculative Stocks adalah jenis saham yang memiliki keuntungan tinggi namun tidak dapat memberikan tambahan laba secara konsisten. Jenis saham ini cocok bagi investor bersama profil risiko high risk.