4 Syarat Menjadi Bandar Saham Yang Harus Kamu Ketahui

4 Syarat Menjadi Bandar Saham Yang Harus Kamu KetahuiTentang Bandar Saham – Istilah mengenai tentang bandar saham sering sekali di dengar pada saat seseorang akan berinvestasi saham tersebut. Bandar saham juga kerap disebut dengan istilah Market maker.

Tugas Market maker ini hanya memainkan atau bisa di bilang memanipulasi harga saham tertentu. Aktivitas demikian pun kerap pula disebut dengan sebutan, menggoreng saham.

Singkatnya, bandar saham lah yang mengatur jalannya roda dalam Bursa efek indonesia (BEI) meskipun kadang tidak sepenuhnya. Aktivitas tersebut sebenarnya dilarang dan masuk ke dalam kegiatan ilegal.

Meskipun dilarang, anda tidak akan kesulitan menemui bandar saham ketika bergelut di investasi tersebut. Mari kita simak pengertian tentang bandar saham.

Pengertian Penting Tentang Bandar Saham Yang  Anda Ketahui4 Syarat Menjadi Bandar Saham Yang Harus Kamu Ketahui

Bandar saham merupakan sekumpulan pelaku pasar yang bisa memainkan serta memanipulasi harga saham. Selama ia memiliki uang dalam jumlah besar, baik perorangan maupun institusi, maka mungkin baginya menjadi bandar saham.

Bandar saham juga bisa terbentuk dari sekumpulan retail yang berencana menggerakkan harga saham dengan dana mereka. Adanya upaya penggorengan saham bagi pelaku pasar agresif memang sangat menguntungkan.

Cara Kerja Bandar Saham

Bandar saham mempunyai tiga tahapan fase, yaitu fase akumulasi, partisipasi, dan distribusi. Saham berkapitalisasi menengah hingga besar pun kemungkinan bisa dimainkan. Saham berkapitalisasi menengah hingga besar, kemungkinan besar bisa dimainkan.

Dalam fase akumulasi, tentang bandar saham cenderung akan memanfaatkan momen untuk melakukan transaksi beli. Biasanya momen tersebut pada saat saham yang diinginkan masih rendah harganya serta belum banyak pergerakan.

Kemudian setelah fase akumulasi, proses selanjutnya ke fase partisipasi, dimana nantinya harga saham akan mulai naik karena terus diakumulasi. Kondisi demikian akan membuat publik akan mulai mengikuti dan membeli saham tersebut.

Dalam proses partisipasi ini pula akan bermunculan investor yang terus melakukan pembelian saham dalam jumlah besar. Kemudian para penggoreng saham ini mulai melakukan profit taking atau fase distribusi.

Dalam fase tersebut, mengenai tentang bandar saham yang akan mulai mengambil untung dengan menjual kepemilikan sahamnya.

Syarat Menjadi Bandar Saham Yang Perlu Anda Ketahui

4 Syarat Menjadi Bandar Saham Yang Harus Kamu KetahuiKarena pekerjaannya memainkan harga saham, tentu aktivitas tersebut tidak bisa dilakukan sembarang orang atau kelompok. Ada dua hal yang perlu diperhatikan untuk bisa menjadi bandar saham, yakni :

1. Mempunyai Dana Yang Banyak

Kalau anda sudah niat benar-benar ingin menjadi bandar saham, maka sekarang pelan-pelan lakukan aksinya dengan beberapa tahapan. Pilihlah saham dengan kapitalisasi pasar tidak besar, mungkin di bawah 1 miliyar.

Semakin besar, anda butuh uang semakin banyak, karena inilah mengapa saham seperti BBCA tidak mungkin memiliki grafik gorengan. Karena memang sulit untuk menggoreng saham.

Kalau bisa jangan asal ambil, sebaiknya paling tidak punya prospek, misalkan energi baru dan terbarukan, itu kan energi masa depan. Entah itu prospeknya besar maupun kecil.

Yang penting ada prospeknya atau seolah-olah ada prospek, contohnya adalah saham KEEN (kencana energi lestari) jangan yang tidak bakal ada sentimennya. Kumpulkan di satu harga, misalkan harga psikologis saham berada di angka 500, maka anda menemukan harganya di angka 300.

2. Tidak Semua Saham Bisa Di Mainkan

Tidak semua saham bisa dimainkan para bandar, sebab ada jenis saham yang tidak akan bisa dipegang oleh bandar sekaya apapun. Saham tersebut biasanya akan bergerak karena murni dari mekanisme pasar.

Misalnya saham dari grup Astra dan Sampoerna dimana kapitalisasinya yang cukup sangat besar. Sebab selain dana yang diperlukan untuk menggoreng saham tersebut amatlah besar.

Penggoreng saham akan kesulitan untuk menggerakkan pasar jikalau berhasil memainkan saham tersebut. Selincah apapun bandar saham bergerak, tetap akan ada pantauan dari otoritas bursa efek.

Otoritas tersebut akan memperingatkan jika ada saham yang terdeteksi memiliki pergerakan tidak wajar. Misalnya pergerakan dana yang sangat besar, mencolok, serta masif sehingga akan sangat mudah terdeteksi.

3. Harus Memiliki Relasi Media

Saham yang bagus naik karena adanya sentimen, ada sentimen positif dinaikkan, ini akan menyamarkan tindakan bandar. Maka Anda harus tahu berita yang akan keluar, beginilah cara menjadi bandar saham.

4. Memiliki Informan Dari Dalam

Tandanya adalah Anda mengetahui gejala, tindakan, aksi korporasi atau apa pun yang bersumber dari emiten yang sedang digoreng. Contoh, besok pengumuman keuangan, kinerja ciamik, hari ini anda sudah banyak membeli saham, begitu seterusnya.

Itulah pengertian tentang bandar saham dan syarat menjadi bandar saham, pengetahuan ini menjadikan anda paham, bahwa seperti inilah cara bandar. Jadi harus diketahui secara psikologis bagaimana bandar bekerja agar tidak terjebak dan bagaimana syarat menjadi bandar saham.