Penjelasan Average Down Saham Dan Average Up

Siapapun yang sudah berkecimpung dalam dunia pasar saham, pastinya pernah melakukan Average Down Saham atau Average Up Saham, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang triknya.

Average up dan Average down saham adalah strategi yang bisa digunakan untuk memperbaiki nilai investasi saham dan bisa memberikan keuntungan yang anda targetkan.

Selain itu untuk investasi saham, strategi ini juga bisa dipakai untuk investasi Reksa Dana. Pada jaman ini melakukan pembeli saham dan reksa dana bisa anda lakukan hanya dengan menggunakan hp saja. Melakukan Average down dan Average up dalam saham juga bisa di analisa lewat smartphone anda.

Bagi anda yang sudah lama dalam investasi saham, tentu pernah mengalami situasi saat harga saham yang anda sedang dalam kondisi koreksi.

Meskipun anda sudah melakukan analisis dan harga saham yang dibeli sudah sangat murah, tapi selalu ada kemungkinan harga saham tersebut mengalami koreksi yang lebih dalam.

Baca Juga : 5 Cara Mudah Belajar Analisis Teknikal Saham

Penjelasan Average Up Dan Average Down Saham

Penjelasan Average Down Saham Dan Average Up

Tentunya banyak sekali investor yang panik dalam membeli dan menjual saham miliknya. Dan beberapa ada yang terus merugi bahkan dalam kasus terburuknya, semua harta nya habis karena melakukan Average Down Saham.

Berikut dibawah ini sudah bahasbluechip rangkum tips melakukan Average up dan Average down pada pasar saham yang benar :

Average Down Saham

Average down adalah cara yang dipakai dalam investasi saham dengan cara membeli saham secara atau bertahap ketika nilai saham mengalami koreksi atau turun.

Hal ini bertujuan agar harga rata-rata pembelian suatu nilai saham bisa menjadi lebih murah. Sehingga ketika nilai sahamnya naik lagi, anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Average Up Saham

Sedangkan Average Up Saham adalah pembelian saham secara bertahap di harga yang lebih tinggi dari harga beli nilai saham sebelumnya. Tentunya anda harus menargetkan dalam kisaran harga yang telah ditentukan dalam strategi money management sebelumnya.

Secara garis besar, Average Up saham bertujuan menambah jumlah lot yang dimiliki sebelumnya untuk menambah profit.

Tentunya sebelum anda melakukan Average up, anda perlu menganalisa pola chart yang anda tentukan sebelumnya. Proses yang matang, akan membuat anda menghasilkan profit lebih besar lagi.

Kesalahan Investor Pemula Saat Melakukan Average Saham

Penjelasan Average Down Saham Dan Average Up

Para investor yang baru masuk dalam dunia saham sering melakukan kesalahan dalam melakukan Averaging up dan Average Down saham. Berikut ini kesalahan yang harus anda hindari sebelum melakukan aksi Averaging nilai saham pada pasar modal :

  • Melakukan Averaging Down dengan selisih harga yang tidak jauh berbeda. Bila anda tidak melakukan Averaging Down di jarak yang jauh, perbedaan nilai saham anda tidak akan terlalu terlihat.
  • Sering melakukan Average Down saham sampai tidak sadar modal yang dikeluarkan sudah terlalu besar untuk saham yang anda targetkan tersebut.
  • Melakukan Average Up saham dengan selisih harga yang terlalu tinggi. Sehingga harga rata-rata nilai investasi meningkat secara signifikan. Padahal belum juga nilai saham akan naik terus. Ketika nilai saham sedang turun, floating profit yang telah didapatkan sebelumnya dapat berbalik menjadi floating loss.
  • Tidak menargetkan titik stop loss pada saham anda, maka ketika harga terus turun anda akan semakin panik dan terus melakukan average down.

Kesimpulan Average Saham

Cara Average up dan Average Down saham yang tepat adalah dengan cara membuat strategi plan atau investing plan dan disiplin untuk mematuhi rencana yang telah dibuat.

Setelah anda memilih untuk membeli saham yang di targetkan, maka langkah berikutnya adalah menentukan berapa alokasi modal yang bisa digunakan untuk membeli saham tersebut. Sebagai contoh, 30% dari total keseluruhan modal yang anda miliki.

Setelah itu tentukan juga berapa kira-kira harga beli yang akan kita lakukan dan di poin-poin harga berapa saja kita akan melakukan aksi buy. Susun strategi berapa lot yang akan dibeli pada setiap transaksi saham.

Bila nilai saham terus melonjak di atas kisaran harga yang telah ditentukan padahal jumlah lot yang dibeli belum mencapai target anda. Anda tidak perlu memaksa diri untuk tetap membeli di harga tinggi.

Tentukan planning keuntungan dan nilai stop loss pada saham yang anda beli. Merencanakan ini dari awal bertujuan untuk menjaga kondisi psikologis tetap tenang saat melakukan jual beli saham. Lakukan jual saham secara teratur dan bertahap juga saat mencapai keuntungan yang anda harapkan.

Bila anda menyusun rencana money management , Average up dan Average down saham sebenarnya tidak sulit. Tapi tantangannya adalah disiplin serta mematuhi planing yang telah dibuat dari awal. Sabar dan tetap tenang tentunya merupakan kunci kesuksesan untuk menerapkan strategi ini.

Sumber : IDX