Penjelasan Lengkap 1 Lot Saham Indonesia

Penjelasan Lengkap 1 Lot Saham Indonesia

Bila anda baru memasuki pasar saham, mungkin pertanyaan tentang, berapa 1 lot saham sering menjadi pertanyaan, kami akan mengupas tuntas di artikel ini.

Jika anda adalah seorang investor saham pemula, umumnya sudah menjadi kewajiban anda mengetahui atau memahami aturan-aturan dasar dalam melakukan jual beli saham.

Mulai dari mendaftarkan diri ke perusahaan sekuritas, sampai membeli saham dengan jumlah yang anda inginkan. Sekarang mendaftar di setiap sekuritas sudah sangat mudah, anda hanya perlu menggunakan handphone lalu anda sudah bisa bertransaksi di dalam pasar saham.

Di artikel ini kita akan membahas pertanyaan yang umumnya sering ditanyakan yaitu berapa jumlah minimal lembar saham yang harus dibeli agar bisa disebut membeli saham.

Saat anda membeli saham di pasar modal atau saham Indonesia, anda diharuskan membeli 1 lot saham. Di sinilah pertanyaan muncul lagi, yaitu ‘berapa harga yang harus dibayar dalam 1 lot saham ?’ 1 lot dalam saham mempunyai 100 lembar saham.

Sayangnya kita tidak bisa membeli hanya selembar saham saja. Daripada makin bingung yuk langsung kita simak apa itu lot.

Baca Juga : 5 Jenis Investasi Jangka Pendek Pemula Harus Tahu

Apa Itu Lot Atau 1 Lot Saham?

Penjelasan Lengkap 1 Lot Saham Indonesia

Pengertian lot dalam dunia saham adalah satuan resmi yang telah ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam transaksi saham. Yang mengacu pada ketentuan yang sudah dibuat BEI, yaitu 1 lot = 100 lembar saham.

Sehingga, ketika anda ingin membeli saham, maka anda diwajibkan melakukan transaksi dengan 100 jumlah lembar saham atau 1 lot saham.

Apakah anda tahu ? Bahwa dulunya saham di Indonesia lebih sulit untuk dibeli, karena biaya yang harus dikeluarkan dalam 1 lot saham adalah 500 lembar, begitulah ketentuan BEI. Namun berita baiknya saat tanggal 6 januari 2014, BEI menetapkan 1 lot hanya dengan 100 lembar saja

Hal ini dilakukan agar pasar saham tidak selamanya dikuasai perusahaan besar atau orang yang memiliki uang saja. Para investor dengan penyediaan modal terbatas seperti karyawan swasta, pelaku usaha kecil, mahasiswa, siswa pelajar pun bahkan bisa ikut andil dalam investasi saham.

Sebagai contoh, Rafly berencana membeli saham ABCD dengan harga Rp 8.000 per lembar. Jadi hitungan Lot nya adalah Rp 8000 x 100 lembar = Rp 800.000. Yang berarti untuk membeli saham X, anda harus membayar minimal 1 lot sebesar Rp 800.000.

Mempersiapkan Modal Investasi dan Memilih Saham Yang Tepat

Penjelasan Lengkap 1 Lot Saham Indonesia

Harga saham per lembar pada umumnya dapat dikatakan lebih terjangkau. Bila anda bingung. Kita akan beri contoh lagi yaitu salah satu harga saham termahal di BEI, adalah dari PT Gudang Garam Tbk dengan kode saham GGRM yang memiliki nilai sebesar Rp 37.750 pada tanggal 19 Februari 2021. Bila kita lihat harga Rp 37.750 adalah harga yang murah bukan ?

Tapi harga itu hanya mewakili 1 lembar saham saja, sebelumnya sudah diterangkan bahwa pembelian saham harus 1 lot saham = 100 lembar. Artinya, uang yang harus anda keluarkan untuk memiliki 1 lot saham GGRM sebesar Rp 37.750 x 100 lembar = Rp 3.775.000.

Untuk anda yang terbatas dengan modal yang dimiliki, tentunya angka tersebut sangat tinggi. Apalagi jika anda rencana menabung saham sebesar 1 lot setiap bulannya sementara penghasilan masih banyak terpotong kebutuhan sehari-hari.

Kabar baiknya, ada juga beberapa saham dengan harga yang jauh lebih murah lagi. Misalnya, saham ENRG yang memiliki nilai saham sebesar Rp 50 per lembar. Artinya, untuk memiliki 1 lot saham perusahaan minyak dan gas bumi ini, anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 5.000.

Di Dalam dunia saham ada begitu banyak strategi untuk mendapatkan profit atau keuntungan anda harus mempersiapkan modal investasi dengan cermat dan benar. Berikut beberapa tips yang akan membantu anda berinvestasi dalam dunia saham :

  •  Umumnya dalam menghitung modal yang harus dikeluarkan dalam saham adalah 5% dari total uang anda.
  • Rencanakan sebaik mungkin dana yang akan anda investasikan, Caranya dengan menabung terlebih dahulu, lalu sisihkan untuk rekening saham milik anda, atau biasa disebut RDN.
  •  Jika sudah memiliki anggaran yang cukup, sekarang saatnya untuk anda memilih saham yang sesuai dengan modal yang anda miliki.
  • Sebagai investor saham pemula, ada baiknya anda membeli saham kategori blue chip atau dengan kata lain saham tersebut adalah saham yang stabil dan memiliki liabilitas dalam jumlah yang tidak banyak.
  • Anda juga bisa membeli saham yang tergabung dalam indeks-indeks pilihan BEI, misalnya LQ45.
  • Selain itu, pilih pula harga saham yang sesuai dengan anggaran yang anda miliki.
  • Itulah beberapa pengertian 1 Lot saham dan cara tips bagi investor baru yang ingin terjun ke dunia pasar saham Indonesia.

Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam memahami lebih lagi tentang pasar saham. Dan tujuan utama kami membahas ini agar anda bisa mendapatkan profit yang banyak selama melakukan transaksi jual beli saham.

Sumber : Kompas