Penjelasan Lengkap Stock Split Dalam Saham

Penjelasan Lengkap Stock Split Dalam Saham

Stock split adalah strategi suatu emiten atau perusahaan dalam pasar saham untuk memperbanyak jumlah saham dan juga membuat harganya lebih rendah.

Hal ini tentunya adalah kabar baik untuk para investor di pasar saham dan juga menguntungkan bagi perusahaan atau investor.

Jika anda adalah seorang pemula, ada baiknya untuk mengetahui apa itu stock split saham dan kira-kira apa saja keuntungan bila perusahaan melakukan stock split. Berikut di artikel ini sudah kami rangkum dengan detail untuk anda.

Baca Juga : 7 Perbedaan Investasi Saham Dan Investasi Reksadana

Pengertian Stock Split Dalam Saham

Penjelasan Lengkap Stock Split Dalam Saham

Stock split adalah suatu cara perusahaan maupun korporasi untuk memecah nilai sahamnya menjadi beberapa lembaran dengan jumlah yang lebih banyak, dan juga nilai nominal yang lebih rendah dari sebelumnya.

Secara garis besar, stock split adalah pembagian nilai jumlah saham perusahaan menjadi nominal yang lebih kecil. Adapun penerapan stock split dilakukan dengan cara pembagian lembar saham dalam rasio tertentu.

Umumnya waktu yang tepat untuk melakukan stock split adalah saat nilai saham suatu perusahaan mencapai Rp 15.000 – Rp 20.000 per lembar saham. Emiten atau perusahaan tersebut juga harus mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham  atau biasa dikenal dengan singkatan RUPS, sebelum nilai saham di pecah.

Tentunya aksi perusahaan emiten ini sangat ditunggu-tunggu oleh hampir semua investor ritel di Indonesia. Karena, hal ini adalah salah satu cara untuk membeli saham tertentu dengan uang yang terbatas, sehingga semua investor juga bisa membeli saham blue chip.

Dengan hanya menggunakan smartphone, PC, atau laptop anda bisa mengetahui semua informasi tentang stock split suatu perusahaan. Umumnya saat suatu perusahaan melakukan stock split, media akan menyiarkan pengumuman itu, terlebih bila perusahaan tersebut adalah kategori emiten blue chip.

Pengaruh Stock Split Terhadap Harga Saham

Penjelasan Lengkap Stock Split Dalam Saham

Pada dasarnya penerapan stock split adalah pembagian saham menggunakan rasio perbandingan tertentu. Biasanya, hal ini dilakukan guna untuk meningkatkan total saham yang beredar di masyarakat. Karena, dengan meningkatnya jumlah lembaran saham tersebut, akan disertai juga menurunnya nominal saham.

Emiten yang mempunyai sistem manajemen yang teratur dan kuat, Umumnya akan menerapkan stock split saham dengan harga lebih tinggi. Tapi, kadang-kadang nilai tinggi itu justru dapat mengakibatkan menurunnya likuiditas dari setiap lembar saham.

Tujuan Stock Split Saham

Penjelasan Lengkap Stock Split Dalam Saham

Pada dasarnya tujuan utama dari perusahaan melakukan stock split adalah memperoleh profit yang lebih maksimal dan menarik banyak investor saham untuk membeli saham tersebut. Berikut ini beberapa tujuan dari stock split saham.

Melakukan Stock Split Harga Saham Lebih Murah

Biasanya, emiten atau perusahaan besar yang bonafit, sering melakukan pemecahan nilai saham. Maksud tujuan stock split adalah membuat nilai saham menjadi lebih murah dan dapat dijangkau oleh semua investor retail saham.

Contohnya, harga saham ABCD memiliki nilai saham sebesar Rp 92,5 ribu. Jika anda membeli 1 lot saham ABCD, maka anda harus menyiapkan modal hampir Rp 10 juta. Tapi, setelah diadakan stock split dengan harga berkisar antara Rp 3,7 ribu – Rp 1 ribu, anda hanya memerlukan mengeluarkan uang sebesar Rp100 ribu untuk mendapatkan 1 lot saham ABCD.

Membuat Suatu Saham Lebih Likuid

Selain membuat nilai suatu saham menjadi lebih murah, tujuan dari stock split adalah membuat siapapun investornya lebih tertarik dalam membeli saham tersebut.

Tentunya aksi stock split akan berdampak positif bagi perusahaan. Dampak positif nya adalah nilai saham menjadi lebih likuid atau lebih aktif jual – belinya karena kegiatan transaksi yang semakin besar, dan juga aktif.

Contoh Penerapan Stock Split

Sekarang kita akan melihat contoh dari stock split adalah memecah nilai saham emiten pada perusahaan A dengan jumlah rasio 1 : 5.

Awalnya, harga saham tiap lembarnya adalah sebesar Rp 20 per lembar. Tapi, setelah dilakukan stock split pada saham A, harganya berkurang menjadi Rp 4 ribu untuk selembar sahamnya.

Selain nominal harga beli saham per lembar, perubahan yang terjadi setelah dilakukannya stock split adalah banyaknya lot saham. Jumlah lot saham itu akan bertambah hingga 5 kali lebih besar dibanding sebelumnya. Bila awalnya anda hanya memiliki 1 lot, maka sekarang anda mempunyai 5 lot saham.

Keuntungan Stock Split Saham

Penjelasan Lengkap Stock Split Dalam Saham

Salah satu keuntungan stock split adalah memberikan keuntungan bagi perusahaan dan para investor saham atau pemegang saham. Berikut ini keuntungan stock split bagi perusahaan dan investor :

Keuntungan Perusahaan

Keuntungan perusahaan atau emiten dengan adanya stock split adalah membuat likuiditas atau jual – beli saham yang lebih aktif dan cepat.

Dengan begitu, saham tersebut akan mudah untuk diperdagangkan agar bisa dijangkau oleh para investor ritel. Selain itu, kapitalisasi pasar perusahaan akan lebih stabil, bahkan tidak mengalami perubahan.

Keuntungan Bagi Investor

Bila anda seorang investor, tentunya akan mendapatkan profit  atau  keuntungan dari adanya stock split adalah, dapat membeli saham tersebut dalam jumlah yang banyak.

Selain itu, pergerakan nilai saham suatu perusahaan yang cepat tersebut akan mendatangkan keuntungan lebih besar pula, terlebih jika dikelola dengan profesional.

Selain dari menarik minat para investor, manfaat stock split adalah membuka peluang sebesar-besarnya kepada investor saham untuk melakukan diversifikasi investasi di dalam saham tersebut.

Sumber : IDX