MAKNA DAN SEJARAH KLEPON YANG TERKANDUNG DI DALAMNYA

Klepon merupakan makanan tradisional yang masuk ke dalam kelompok jajanan pasar, yaitu kue basah. Kue ini berbentuk bulat yang terbuat dari tepung beras ketan, biasanya berwarna hijau yang dibalut parutan kelapa. Ketika digigit, di dalamnya berisi gula merah yang ketika digigit akan ‘meletus’ di mulut.

Meski daerah asal klepon masih belum dipastikan, yang jelas klepon adalah jajanan asli Indonesia. Ternyata klepon juga ada di Sumatra, Sulawesi, dan di Malaysia. Klepon disebut ‘onde-onde’, sedangkan di Jawa dan bagian lain di Indonesia, panganan yang disebut onde-onde adalah bola tepung ketan berisi adonan kacang hijau yang dibaluri biji wijen. Perbedaan penyebutan antara di Jawa dan Sumatra-Malaysia ini sering kali menjadi penyebab kekeliruan dan kerancuan dalam mengartikan onde-onde. Klepon biasa dijajakan dengan getuk dan cenil sebagai camilan di pagi atau sore hari.

Makna yang Terkandung dalam Kue Klepon
Sebagaimana sebuah simbol atas suatu identitas tersebut, bentuk dan cita rasa klepon memiliki makna tersendiri. Nimpuno dalam bukunya berjudul Nostalgia Kue Tenong (2016) mengatakan bahwa tekstur a lot yang ada di dalam klepon akan diikuti rasa manis seiring klepon dikunyah. Hal ini dimaknai sebagai peristiwa yang susah akan terasa manis di kemudian hari.


Sejarah Klepon
Kue klepon diperkenalkan oleh imigran Indonesia kepada masyarakat Belanda sejak tahun 1950-an oleh seorang imigran Indonesia yang berasal dari Pasuruan, Jawa Timur. Saat itu, klepon tersedia di toko dan restoran Indonesia-Belanda dan Etnis Tionghoa.

Nama klepon beraal dari bahasa Jawa yang berarti ‘indung telur hewan’. Penamaan ini merujuk pada bentuknya yang bulat dan kecil-kecil. Orang-orang Jawa biasa menyajikan klepon bersama dengan kue tradisional lainnya seperti getuk dan cenil.

Beberapa provinsi di Indonesia, seperti Sulawesi dan Kalimantan, klepon dikenal dengan sebutan onde-onde. Namun penyebutan onde-onde sering membuat bingung, karena orang Jawa sendiri menyebut onde-onde itu adalah kue tradisional yang terbuat dari tepung beras dan berisi adonan kacang hijau.