6 Rekomendasi Saham Blue Chip Setiap Investor Wajib Tahu

6 Rekomendasi Saham Blue Chip Setiap Investor Wajib Tahu

Rekomendasi Saham Blue Chip – Melakukan investasi mulai mengundang perhatian di kalangan angkatan muda. Kesadaran akan keuntungan dan begitu pentingnya investasi, membuat beberapa generasi muda mulai masuk ke dalamnya. Dimulai dari ikut dalam trading, cryptocurrency, reksadana, emas, sampai beli atau menabung saham.

Perkembangan teknologi semakin mempermudah orang saat menentukan jenis investasi yang diharapkan. Banyak program investasi online yang telah tercatat dengan cara resmi.

Untuk kamu pemula yang baru ingin terjun dalam sektor investasi, saham blue chip menjadi satu diantara jenis investasi yang cocok.

Di zaman wabah saat ini saham blue chip benar-benar baik untuk dibeli karena harga 1 lot saham yang jatuh dari harga paling tinggi di keadaan normal. Saham ini semakin aman dibanding dengan trading saham atau cryptocurrency.

Saham blue chip direferensikan untuk dibeli karena datang dari perusahaan terkenal, mempunyai rekam jejak yang bagus dan gampang untuk dijual belikan di bursa saham. Saham ini mempunyai likuiditas tinggi karena pencintanya banyak dimulai dari tahun 2020 sampai tahun 2021.

Pengertian Saham Blue Chip

Saham blue chip adalah saham lapis satu atau saham dari perusahaan besar yang labanya konstan . Maka saham kelompok ini umumnya ada pada daftar Index LQ45 atau IDX30 dengan kapitalisasi besar.

Saham blue chip dipandang sebagai saham perusahaan yang telah mapan dan sehat dari sisi keuangan atau fundamental. Saham ini termasuk stabil untuk sampaikan laporan keuangannya.

Mempunyai tingkat kapitalisasi pasar yang tinggi sekali, blue chip sebagai penguasa di bidang industri masing-masing. Dengan beli saham blue chip, investor akan mendapatkan penghargaan berbentuk dividen reguler yang teragendakan. Beberapa ciri saham blue chip adalah aman dan bisa memberi imbal hasil baik di masa datang dalam periode waktu panjang.

6 Daftar LQ45 Terbaik 2021

Index LQ45 dikeluarkan pertama kalinya pada Februari 1997, tetapi untuk memperoleh data historikal yang lebih panjang, hari dasar yang digunakan adalah tanggal 13 Juli tahun 1994, dengan nilai index sejumlah 100.

Menurut pengertiannya, index LQ45 merupakan 45 emiten yang sudah melalui proses penyeleksian dengan likuiditas tinggi (LiQuid) dan beberapa persyaratan penyeleksian yang lain. Persyaratan itu salah satunya bisa mencakup pemikiran kapitalisasi pasar.

45 emiten itu disesuaikan tiap 6 bulan sekali (setiap awalnya Februari dan Agustus). Dengan begitu, saham yang ada pada daftar itu akan berubah-ubah. Berikut ini 6 daftar yang kami rangkum, yang bisa menjadi refrensi kamu dalam memilih saham yang mempunyai transaksi jual beli yang aktif :

1. Bank Central Asia BCA – BBCA6 Rekomendasi Saham Blue Chip Setiap Investor Wajib Tahu

Bank swasta paling besar di Indonesia ini terhitung dalam salah satunya perusahaan dengan saham blue chip terbaik. dikendalikan dengan efisien dan efektif, BCA mempunyai Return on Asset (ROA) yang tertinggi dibanding dengan bank lain. Saham BCA mempunyai volume 11.378.100 helai saham pada harga terakhir Rp31.950.

Pada tahun 2020, Bank BCA membagi dividen final pembukuan 2019 sejumlah Rp455 per lembar saham. Awalnya BEI sudah membayar dividen interim sejumlah Rp100 per saham pada Desember 2019 . Maka keseluruhan dividen yang diberi BCA sekitar Rp555 per saham.

2. Bank Rakyat Indonesia BRI – BBRI6 Rekomendasi Saham Blue Chip Setiap Investor Wajib Tahu

Saham blue chip setelah itu adalah dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Saham dari bank ini banyak juga disukai oleh investor. Saham ini mempunyai perform yang bagus dan aktif dalam perdangan bursa efek. Per 23 Juli 2021, kapitalisasi pasar BRI sejumlah Rp473 triliun. Bahkan juga jumlah saham BRI yang tersebar di pasar mencapai 123.345.810.000.

Hal itu dikuasai oleh factor sebagai loyalitas BRI, yakni memberi memberikan credit pada usaha kecil seperti UMKM. BRI kerap lakukan stok split yang mempunyai tujuan untuk memancing ketertarikan warga pada saham ini.

3. Bank Mandiri – BMRI6 Rekomendasi Saham Blue Chip Setiap Investor Wajib Tahu

Bank yang lain yang masuk ke barisan saham blue chip adalah saham Bank Berdikari. Performa saham Bank Berdikari tahun 2019 terdaftar tumbuh 9,9 % dibanding tahun awalnya dan mempunyai keuntungan bersih sebesar Rp27,5 triliun.

Bank Berdikari cenderung konstan karena sanggup menyamakan perkembangan kredit dan keuntungan bersih. Disamping itu, perform periode panjang Bank Berdikari mempunyai return yang konstan hingga cocok diinvestasikan dalam periode panjang.

4. Bank Negara Indonesia – BBNI6 Rekomendasi Saham Blue Chip Setiap Investor Wajib Tahu

Bank besar lainnya yang disebut saham blue chip adalah saham dari PT Bank BNI atau BBNI. PT Bank BNI dibangun di tahun 1946 yang di saat itu konsentrasi pada korporasi, retail dan customer. Perbankan milik BUMN ini mempunyai anak perusahaan yang beroperasi di sektor asuransi, keuangan, dan sekuritas.

BEI mencatat jika saham BBNI memimpin daftar saham teraktif yang paling dicari oleh investor asing. Keseluruhan pembelian saham oleh investor asing atas BBNI capai 8,25 juta lembar saham. Periode wabah COVID-19 membuat beberapa saham blue chip alami peralihan harga yang berarti dari harga biasa.

Tetapi beberapa ahli menjelaskan jika masa kini sebagai saat yang pas untuk melakukan investasi karena bila keadaan telah normal, harga saham BBNI akan alami rekondisi. Untuk saham BBNI cocok untuk diinvestasikan dalam periode panjang.

5. Unilever – UNVR6 Rekomendasi Saham Blue Chip Setiap Investor Wajib Tahu

Salah satu perusahaan consumer goods paling besar di Indonesia, Unilever masuk di perusahaan dengan saham blue chip yang pantas kamu beli. Selain produk-produknya yang telah populer luas dan sering dipakai, Unilever mempunyai ROE yang tinggi.

ROE-nya pernah dalam angka 10 % semenjak 2014 dan capai 14 % di tahun 2018. Keuntungan dari Unilever sendiri capai Rp 9 triliun di tahun 2018 kemarin. Saham Unilever sendiri tidak mempunyai utang bank karena sudah mempunyai penghasilan yang besar sekali dibanding dengan asset perusahaan. Pada tahun ini, Unilever masih tetap masuk ke index saham LQ45.

6. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk – ICBP6 Rekomendasi Saham Blue Chip Setiap Investor Wajib Tahu

Selain mencicip produknya yang sedap dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, yaitu Indomie, kamu bisa juga, sambil membeli saham blue chip-nya.

Saham perusahaan mie populer sampai dunia internasional ini termasuk saham blue chip karena mapan dan mempunyai fundamental baik.

Perkembangan pendapatan perusahaan terus tumbuh secara stabil dari tahun ke tahun. Perusahaan ini sanggup hasilkan keuntungan dengan ROE sampai 21 % dan ROA sejumlah 13,7 %. Angka itu termasuk benar-benar jauh di atas rata-rata saham perusahaan produsen makanan di bursa.

Artikel ini berisi tentang 6 saham dengan transaksi termasive di bursa, kami bahasbluechip.com membuat artikel ini bertujuan agar investor saham di indonesia bisa memilih saham yang cocok untuk di beli. Semoga artikel ini bisa menjadi refrensi dan melebarkan pandangan kamu tentang saham.